BALAI TNRAW Membimbing Ratusan Mahasiswa Fakultas Kehutanan Dan Ilmu Lingkungan UNIVERSITAS HALULOE Melaksanakan Kuliah Lapang DI TNRAW

83

Jumat, 3 Mei 2019 sebanyak 205 orang mahasiswa dan didampingi oleh 1 orang guru besar serta 5 orang dosen dan asisten dosen dari Fakutas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Haluoleo tiba di Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) Pukul 19.00 WITA, kedatangan mereka dalam rangka kuliah lapang selama 2 hari yakni 3-4 Mei 2019.

Kegiatan kuliah lapang ini dimulai dengan sambutan dari pihak Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan materi tentang pengenalan kawasan TNRAW (Sejarah, lokasi, termasuk flora dan fauna yang ada di dalamnya), Perlindungan Hutan (Ilegal Loging, Perambahan, Bembalakan, dan Kebakaran), dan diakhiri dengan sesi diskusi dan pemutaran video tentang kawasan TNRAW.

Kuliah Lapang dilanjutkan keesokan harinya yakni 4 Mei 2019 yang diawali dengan penanaman bersama di lokasi bekas kebakaran dan dilanjutkan dengan tujuh mata kuliah antara lain Silvika, Valuasi Jasa Ekosistem, Manajemen Satwa Liar, Perlindungan dan Pengamanan Hutan, Ilmu dan Teknologi Mikoriza, Restorasi hutan, dan Ilmu Tanaman Obat.

 

Lokasi pelaksanaan kegiatan kuliah lapang ini terdiri dari 2 lokasi yakni Dermaga Lanowulu dan Hutan Pendidikan Tatangge, dipilihnya kedua lokasi ini karena kedua lokasi ini di anggap mewakili seluruh mata kuliah yang di praktekkan. Kuliah lapang ini di dampingi oleh Petugas Fungsional Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai yaitu PEH (Pengendali Ekosistem Hutan), Polisi Hutan, Penyuluh, Regu Brigdalkarhut, dan Tenaga Kontrak.

Pihak pengajar dari fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkunga Universitas Haluoleo Kendari mengatakan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan praktek lapang ini adalah untuk mengidentifikasi flora, fauna, dan ekosistem di kawasan TNRAW, mengetahui kegiatan perlindungan, pengamanan hutan dan bagaimana teknik pencegahan serta pengendalian kebakaran hutan di kawasan TNRAW. Selain itu, ia menambahkan bahwa mereka sangat senang karena dapat disambut dengan baik dan mahasiswa(i) mendapatkan ilmu tambahan langsung dari lapangan selain yang di ajarkan di dalam kelas.

Sumber :

Riska Pratiwi Sahrum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here